Sunday, April 10, 2016

Belajar Membuat Game Android

Belajar hal-hal baru merupakan hal yang mengasikkan. Beberapa waktu yang lalu saya ikut course belajar membuat aplikasi dengan App Inventor 2 yang diselenggarakan Dicoding Academy secara online. Sambil menunggu aplikasi saya direview dan menunggu kelulusan, iseng-iseng saya membuat game sederhana dan saya kasih judul JEMBATAN.

Konon ada 4 orang  yang berada dalam perjalanan di malam hari. Mereka tiba di tepi jurang dan di sana terdapat sebuah jembatan untuk lewat. Jembatan ini karena sudah tua maka hanya bisa dilewati maksimal 2 orang saja pada waktu bersamaan. Dan karena keadaan yang gelap maka salah seorang yang lewat jembatan harus memegang lampu untuk lewat karena jika tidak maka jalan tidak kelihatan dan bisa jatuh ke jurang di bawahnya. Sayangnya lampu ini hanya bertahan 15 menit saja, jadi semua orang harus menyeberang dalam waktu maksimal 15 menit. Waktu yang dibutuhkan tiap orang untuk menyeberangi jembatan berbeda-beda, ada yang 1 menit, 2, 5 dan 7 menit.

Untuk mencoba game ini dapat diuduh di http://su.priya.id/androidapps/ dan pilih file jembatan.apk. Target dari game ini adalah bagaimana memindahkan 4 orang dari sisi kiri jembatan ke sisi kanan jembatan dalam waktu kurang atau sama dengan 15 menit. Sebagai petunjuk menjalankan game ini, kita harus memilih 2 orang untuk menyeberang ke kanan dahulu (salah seorang membawa lampu). Setelah 2 orang ini sampai ke ujung kanan jembatan maka salah seorang harus balik lagi dengan membawa lampu dan menjemput orang yang lain. Silakan memilih urutan orang yang menyeberang dan siapa yang harus balik untuk membawa lampu agar semua orang bisa menyeberang kurag dari 15 menit.



Game ini masih sebatas konsep saja, jadi hanya dibuat dengan simbol-simbol tanpa grafis. Jika ada usulan, kritik dan saran dapat disampaikan di kolom komentar. Di lain waktu saya akan mencoba untuk share bagaimana cara membuat game ini, atau bisa dilihat sumbernya di http://ai2.appinventor.mit.edu/#5465987990421504

Selain itu ada juga game Belajar Warna untuk anak balita yang juga bisa diunduh di http://su.priya.id/androidapps/.

Tuesday, March 29, 2016

Drone dan Pesawat Tanpa Awak

Pesawat tanpa awak atau dalam bahasa Inggris disebut Unmanned Aerial Vehicle atau disingkat UAV), adalah sebuah mesin terbang yang berfungsi dengan kendali jarak jauh oleh pilot atau mampu mengendalikan dirinya sendiri, menggunakan hukum aerodinamika untuk mengangkat dirinya, bisa digunakan kembali dan mampu membawa muatan baik senjata maupun muatan lainnya . Penggunaan terbesar dari pesawat tanpa awak ini adalah dibidang militer. Rudal walaupun mempunyai kesamaan tapi tetap dianggap berbeda dengan pesawat tanpa awak karena rudal tidak bisa digunakan kembali dan rudal adalah senjata itu sendiri.

Pesawat tanpa awak semakin banyak digunakan untuk keperluan sipil (non militer) seperti pemadam kebakaran , keamanan non militer atau pemeriksaan jalur pemipaan. Pesawat tanpa awak sering melakukan tugas yang dianggap terlalu kotor dan terlalu berbahaya utnuk pesawat berawak.

Pesawat tanpa awak memliki bentuk, ukuran, konfigurasi dan karakter yang bervariasi. Sejarah pesawat tanpa awak adalah Drone target, pesawat tanpa awak yang digunakan sebagai sasaran tembak. Perkembangan kontrol otomatis membuat pesawat sasaran tembak yang sederhana mampu berubah menjadi pesawat tanpa awak yang kompleks dan rumit.

Kontrol pesawat tanpa awak ada dua variasi utama, variasi pertama yaitu dikontrol melalui pengendali jarak jauh dan variasi kedua adalah pesawat yang terbang secara mandiri berdasarkan program yang dimasukan kedalam pesawat sebelum terbang.

Saat ini Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) telah diproduksi oleh industri dalam negeri antara lain : PT. Dirgantara Indonesia, PT. UAV Indo, PT. Globalindo Tekhnologi Service Indonesia, PT. RAI (Robo Aero Indonesia), PT. Aviator dan PT. Carita. Adapun PTTA hasil produk dalam negeri tersebut saat ini digunakan untuk kepentingan olahraga kedirgantaraan dan beberapa industi masih mengadakan pengembangan PTTA untuk kepentingan sasaran latihan Arhanud. Dengan adanya kemampuan berbagai industri dalam negeri dalam mengembangkan PTTA tersebut, merupakan potensi dan peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan PTTA yang memiliki kemampuan sebagai pesawat pengintai/pemantau sasaran/objek dari udara. Pengembangan PTTA tersebut dilakukan dengan melengkapi sebuah kamera dan hasilnya secara langsung dapat diamati pada layer Display di Ground Station.

Untuk keperluan yang lebih kecil atau untuk sekedar hobi fotografi sekarang ini banyak dijual drone dengan ukuran yang lebih kecil dan tentunya dengan harga terjangkau. Salah satunya adalah Onagofly. Untuk detailnya kita dapat mencari info tentang Onagofly ini di laman web resminya di http://www.onagofly.com/

Monday, March 21, 2016

Orang Lemah yang Sombong

Hari ini seperti biasa saya mengantar anak sekolah. Karena berangkat agak siang maka sekolah sudah mulai ramai. Berhubung jalan depan sekolah sempit, hanya cukup buat papasan 2 mobil dengan posisi mepet maka terjadilah kemacetan.

Ada satu hal yang menarik perhatian saya. Ada seorang tukang becak duduk santai di atas becaknya di pinggir jalan menghalangi jalannya mobil dan botor sehingga memperparah kemacetan. Dia duduk dengan santainya tanpa menghiraukan kemacetan yang terjadi, padahal di dekat jalan tersebut ada sebuah gang yang sepi tempat di mana dia bisa memarkir becaknya. Dia tetap berada di tempatnya seakan berkata "Ini kan tempatku, dari dulu aku juga di sini, ngapain aku harus pindah, biarin aja jalanan macet".

Banyak kejadian serupa dengan hal tersebut di sekitar kita. Becak yang menerobos jalan sembarangan di antara mobil-mobil dari arah berlawanan, atau sepeda motor yang menyerobot jalan sembarangan. Seakan-akan orang yang lemah boleh melanggar hukum, boleh berbuat seenaknya, boleh sombong.

Saya kemudian tersadar, selama ini juga telah melakukan hal yang sama. Kadang-kadang karena tak sabar dengan ibu-ibu yang mengendarai motor di depan kita, biasanya kita geber motor kita dan memotong jalannya dengan sombong. Mungkin Tuhan masih sayang sama kita sehingga selamanya akan tetap dikasih motor, karena kalau dikasih mobil nanti akan bertambah sombongnya.

Sama seperti tukang becak yang sombong tadi mungkin Tuhan akan selamanya memberi rejeki dengan jalan mengayuh becak karena bisa jadi jika diberi rejeki lebih akan bertambah sombong.

Kita harus ingat bahwa sungguh tak pantas sedikit pun bagi kita untuk sombong. Jika saja Tuhan berkehendak "memijit" satu saja syaraf kita yang vital maka akan hilanglah semua kesombongan kita.

Sunday, March 13, 2016

Gerhana Bulan


Menyambung tulisan sebelumnya tentang Gerhana Matahari, kali ini kita akan membahas masalah gerhana bulan. Jika Gerhana matahari terjadi pada saat bulan berada pada posisi tepat di antara Matahari dan Bumi yaitu pada sekitar tanggal 1 penanggalan bulan, maka gerhana bulan terjadi pada saat bulan purnama yaitu saat bulan berada pada posisi di belakang bumi atau bumi berada tepat di antara matahari dan bulan sehingga bulan berada pada bayang-bayang bumi.

Pada umumnya gerhana bulan total lebih jarang terjadi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika sebesar 5°sehingga bulan seringkali berada di luar bayang-bayang bumi. Untuk jelasnya silakan kunjungi https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_central_lunar_eclipses. Lihat dalam ilustrasi berikut.


Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada node tersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka biasanya jika terjadi gerhana matahari akan diikuti dengan gerhana Bulan atau malah gerhana bulan terjadi sebelumnya dalam rentang waktu 14-15 hari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara Matahari dengan bumi.

Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat. Ini dikarenakan masih adanya sinar Matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat.

Gerhana Bulan dapat dibagi menjadi tiga yaitu:

1. Gerhana Bulan Total
Pada gerhana ini,bulan melalui titik pusat daerah umbra dan warna bulan menjadi merah merata.

2. Gerhana Bulan Sebagian
Pada gerhana ini, bumi tidak seluruhnya menghalangi bulan dari sinar matahari. Sedangkan sebagian permukaan bulan yang lain berada di daerah penumbra. Sehingga masih ada sebagian sinar Matahari yang sampai ke permukaan bulan.

3. Gerhana Bulan Penumbra
Pada gerhana ini, seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram.

Berbeda dengan Gerhana Matahari yang hanya terjadi di sebagian area saja di bumi, Gerhana Bulan terjadi dan dapat disaksikan oleh seluruh wilayag di belahan bumi manapun yang saat itu bisa melihat bulan. Jika gerhana matahari hanya berlangsung beberapa menit saja, maka gerhana bulan dapat berlangsung beberapa jam. Gerhana bulan dapat diamati dengan mata telanjang dan tidak berbahaya sama sekali.

Wednesday, March 9, 2016

Gerhana Matahari

Salah satu fenomena alam yang spesial pada tahun 2016 ini adalah terjadinya gerhana matahari total di sebagian wilayah Indonesia pada tanggal 9 Maret 2016. Dan yang lebih istimewa adalah bahwa gerhana matahari total kali ini hanya terjadi di Indonesia saja. Gerhana matahari trjadi karena bayang-bayang bulan menutupi cahaya matahari dan istimewanya walaupun ukuran matahari sebenarnya jauh lebih besar dari bulan tetapi karena masing-masing menempati posisi yang pas sehingga jika dilihat dari bumi maka seakan-akan ukuran kedua benda lagit ini sama. Itulah keajaiban alam semesta ini sebagai bukti kekuasaan Allah.

Berikut ilustrasi gerhana yang terjadi tanggal 9 Maret 2016.



Gerhana matahari terjadi karena posisi matahari - bulan - bumi berada pada satu garis lurus. hal inilah yang menyebabkan matahari tertutur oleh bulan jika dilihat dari bumi. Bulan berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer. Sebenarnya gerhana matahari ini terjadi rata-rata 2 sampai 3 kali setahun di sluruh belahan bumi tepatnya 238 kali setiap 100 tahun, hanya saja tempatnya berbeda-beda untuk daftar lengkapnya dapat dilihat di https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_gerhana_matahari. Akan tetapi untuk tempat yang sama gerhana matahari total di tempat yang sama hanya akan muncul tiap 388 tahun (untuk wilayah Indonesia, untuk belahan bumi lainnya bisa berbeda).

Ada beberapa jenis gerhana matahari, yang terjadi karena perbedaan jarak dan posisi antara matahari, bumi dan bulan. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat dalam ilustrasi berikut:



1. Gerhana Matahari Total

Gerhana total terjadi apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Hal ini terjadi jika jarak bulan lebih dekat ke bumi sehingga bayang-bayang bulan bisa jatuh di bumi dan posisi ketiganya dalam satu garis lurus.

2. Gerhana Matahari Cincin

Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya. Hal ini terjadi karena posisi bulan lebih jauh sehingga bayangan bulan tidak jatuh di bumi.

3. Gerhana Matahari Sebagian

Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Sebenarnya gerhana ini terjadi bersamaan dengan gerhana matahari total tetapi di tempat lain dimana sebagian matahari masih bisa terlihat.

Melihat secara langsung ke fotosfer matahari (bagian cincin terang dari Matahari) dapat membahayakan, karena mengakibatkan kerusakan permanen retina mata akibat radiasi tinggi yang tak terlihat yang dipancarkan dari fotosfer. Kerusakan yang ditimbulkan dapat mengakibatkan kebutaan. Mengamati gerhana Matahari membutuhkan pelindung mata khusus atau dengan menggunakan metode melihat secara tidak langsung. Penggunaan kaca mata untuk menyaksikan gerhana tidak aman karena tidak menyaring radiasi inframerah yang dapat merusak retina mata. Karena cepatnya peredaran Bumi mengitari matahari, gerhana matahari tak mungkin berlangsung lebih dari 7 menit dan 58 detik, sehingga pengamatan sebaiknya dilakukan sesegera mungkin.

Di dalam agama Islam, umat Muslim yang mengetahui atau melihat terjadinya gerhana matahari, maka selayaknya segera melakukan salat kusuf (salat gerhana). Begitu juga jika terjadi gerhana bulan.

Sumber: id.wikipedia.org

Wednesday, March 2, 2016

Dua Bata

Seorang tukang bangunan membangun sebuah tembok. Ia begitu ingin membuat tembok yang indah. Batu bata yang dipakai adalah batu bata pilihan, dan ia berniat tidak memplesternya agar tiap orang bisa melihat keindahan tatanan batu bata di temboknya.

Pada akhirnya selesailah bangunan tembok itu seperti yang ia harapkan. Ia sudah membangun sebuat tembok yang menghabiskan 100 buah batu bata. Ia mengecek hasilnya sekali lagi. Ternyata ada dua bata yang susunannya miring. Ia berniat untuk membongkarnya. Ia menyatakan hal itu pada majikannya.

Di luar dugaan, majikannya tidak marah atau menyuruh membongkarnya, tapi ia berkata.
"Kenapa engkau berniat membongkar tembok yang mempunyai 98 batu bata indah ini?"

------------ (Sumber : Cacing dan Kotoran kesayangannya) -----------

Berapa banyak di antara kita yang tidak menghargai jerih payah istri, teman, atau bawahan kita yang telah melakukan 98 pekerjaan sempurna, dan hanya melihat 2 kesalahannya saja?

Berapa banyak pasangan yang mengorbankan keharmonisan rumah tangganya hanya karena 2 kesalahan, sementara 98 kebaikannya tak pernah diingatnya?

Tidak ada manusia yang sempurna tanpa melakukan kesalahan. Kebahagiaan bukan ditentukan oleh kesempurnaan tapi bagaimana sikap kita menjalani hidup dengan ketidaksempurnaan itu.

Saturday, February 20, 2016

Trik Perbaiki Tombol Remote Control Macet

Kali ini saya akan berbagi trik untuk memperbaiki remote control yang satu atau beberapa tombolnya macet. Trik ini saya dapat dari tempat reparasi televisi. Ceritanya saat itu TV saya rusak, source TV tidak terdeteksi jadi cuma muncul logo TV saja lalu berubah jadi layar biru. Setelah diperbaiki ternyata beberapa tombol remote controlnya juga ada yang tidak berfungsi. Saat ditekan tidak respon padahal tombol lain bisa berfungsi normal. Tapi memang remote TV saya sudah tidak orisinil lagi, sudah saya ganti dengan remote universal.

Untuk perbaikan remote control yang macet ini yang perlu dipersiapkan hanya aluminium foil dan double tape. Jika tidak punya aluminium foil yang lembaran kita bisa pakai aluminium bekas "grenjeng" bungkus rokok. Kenapa saya pakai aluminium foil karena aluminium foil bisa berfungsi sebagai konduktor / penghantar listrik dan mudah didapatkan.

Sebelum saya bagikan trik perbaikan remote control ini perlu kita ketahui mekanisme dari tombol remote control ini jadi mungkin nanti perbaikan tidak harus dengan aluminium foil tetapi mungkin bisa menggunakan bahan lain yang mempunyai fungsi sama. Tombol remote control berfungsi karena ada "sesuatu" yang menghubungkan 2 garis pada PCB yang berfungsi sebagai "tombol on off". "sesuatu" itu biasanya berupa karbon yang ditempelkan pada karet tombol remore control yang biasa kita tekan-tekan. Jika karbon ini tergores-gores bisa habis sehingga tombol tidak berfungsi. Nah, aluminium foil ini bisa difungsikan untuk menggantikan fungsi dari karbon yang hilang.

Berikut langkah-langkah perbaikannya:

  1. Periksa tombol mana yang macet. Bila ragu apakah tombolnya macet atau tidak, coba trik ini. Gunakan kamera handphone dan arahkan ke ujung atas remote lalu coba tekan tombol remote. Tombol yang masih aktif saat ditekan jika ujung sensor remote dilihat dengan kame ra handphone akan bersinar biasanya warna merah (lihat gambar). Jika tidak ada respon terlihat di kamera berarti tombolnya macet.
  2. Buka remote control, biasanya setelah ada baut yang perlu dibuka masih perlu untuk mencongkel tepian remote untuk memisahkan antara penutup bagian depan dan bagian belakang. Gunakan pisau tumpul untuk mencongkelnya.
  3. Potong aluminium foil seukuran tombol karet remote bagian dalam dan pada sebelah dalam karet remote control yang macet.
  4. Pasang kembali remote dan coba cek apakah tombol bisa berfungsi dengan kamera handphone seperti pada langkah 1.
  5. Selesai.


Demikian trik yang saya bagikan kali ini semoga bermanfaat.